Minggu, 07 Juli 2013

Cawan Rindu

Posted by Ryan 03.25





Barisan huruf itu kini kembali memenuhi cawan hati yg kosong.

Mendetakkan cerita tentang betapa indahnya pelangi yang kau buat saat kau tersenyum. Menidurkan mentari dalam kisah yang tak tertuliskan bahkan oleh pena bermatakan hati.

Aku kembali terbawa romansa yang ringkih untuk ditarik kembali, namun terlalu indah untuk melepaskannya pergi bersama serpihan pagi.

Aku hanya bisa meletakkan cawan itu diatas meja perjamuan yang entah sampai kapan kau acuhkan.

Namun aku yakin, dengan perlahan kau akan meminum cawan itu dengan penuh kesadaran.

Cawan yg penuh dengan rindu, yang teruntuk hanya padamu.

Sabtu, 20 April 2013

I'm (Not) a Die-Hard Fans

Posted by Ryan 20.56



Entah apa yang terjadi, tapi klub idola saya yang pertama adalah AC Milan. Sebuah klub besar dari negri pemilik paten pertahanan gerendel ‘catenacio’. Saat itu akhir th 90-an Serie-A adalah liga terbaik di dunia, seluruh pemain terbaik dari berbagai daratan berlomba-lomba ‘mentas’ disana. 

Saya mengenal AC Milan dari teman-teman saya yang lebih dewasa, ketika mereka bercerita tentang lugas dan tegasnya Maldini mengawal lini pertahanan, tentang betapa hebatnya heading seorang Oliver Bierhoff,  bahkan kala itu ada anekdot yang mengatakan bahwa ia bisa mencetak gol dengan kepalanya meskipun bolanya berada ditanah. Saat itu nama-nama seperti Zvonimir Boban, George Weah dll begitu menghipnotis dan ‘memaksa’ saya menjadi seorang Milanisti tanpa alasan. Terlebih ketika Andriy Shevchenko mendarat di San Siro Milan untuk menuliskan kisahnya sendiri dengan pena yang ia pilih sendiri, menjadi peman terbaik dunia. Saat itu Hingga kini saya masih tetap menjadi Milanisti. 

Saya juga mengidolakan klub pelabuhan asal Inggris; Liverpool, alasannya adalah Michael Owen, anak ajaib yang menciptakan gol ajaib ke gawang Argentina pada World Cup prancis 98. Owen membuat saya mendua dan ‘memaksa’ saya menyaksikannya bermain untuk seragam merah Liverpool, sampai saat ini saya juga tetap mengidolakan Liverpool meskipun Owen kini bermain untuk klub lain dan musim ini adalah musim terakhirnya bermain. 

AC Milan dan Liverpool adalah magnet ketika saya berbicara tentang sepakbola, tapi jika anda bertanya apakah saya fans sejati  mereka ? mungkin jawabannya tidak. Karna terkadang saya juga kerap melewatkan pertandingan mereka meskipun mereka bermain sore hari, saya juga tak begitu banyak tahu tentang sejarah mereka, saya mencintai klub tersebut dengan cara saya, dengan tidak terlalu berlebihan. 

Saat ada teman yang mendebatkan kehebatan mereka, saya hanya menjawab seperlunya saja. Bukan karna tak bangga tapi karna tak ada gunanya. Berdebat sampai menggunakan emosi atau bahkan menggunakan kata-kata yg tak pantas hanya akan membuat semuanya bias. Fanatisme berlebihan hanya akan membuang kita ke tempat bodoh yang sangat jauh dari sepakbola, hal dasar yang membuat kita menjadi seorang fans sebuah klub. Sangat absurd rasanya jika mencaci klub/fans rival hanya untuk sebuah kepuasan pribadi. 

Saya memang pernah (mungkin sering) menertawakan teman yg klub idolanya kalah (entah oleh klub apa saja), tapi hanya untuk sekedar bercandaan biasa, bukan untuk menanam benih kebencian dan menjadi simbol kekuatan. 

Nikmatilah sepakbola dengan cara yang sederhana, berteriak gembira ketika mereka menang dan tertuduk layu jika mereka kalah. Berdebat secara membabi buta hanya akan membuat kita terlihat bodoh. Karna sesungguhnya kita menjadi lawan hanya pada saat pertandingan, sesudah itu kita adalah teman.

Selasa, 02 April 2013

Masa Lalu

Posted by Ryan 03.52



Apa kabarmu kini ?, sungguh sangat lama kita tak bertatap muka. 
Sungguh sangat lama aku tak mendengar celotehanmu. Ahh… aku selalu merindukanmu, masa laluku. 

Aku masih mengingat betul bagaimana takdir mempertemukan kita, membawaku ketempat yg sebelumnya enggan untuk kudatangi. Tapi disanalah awal mulanya takdir menyulut sumbu rindu ini. Aku selalu heran dengan permainan takdir yg dengan sangat mudahnya membalikkan suasana hati manusia.  

Saat pertama kumenemukan senyummu, waktu seolah berjalan begitu berwarna. Aku selalu mencintai saat-saat itu, saat kau tertawa, bercerita, semuanya. Kau adalah definisi dari segala keindahan yang tuhan ciptakan di dunia ini, Cantik ? kata itu terlalu ‘manusia’ untukmu. 

Perlahan aku pun mulai merindukan rutinitas yg sesungguhnya tak kusukai, hanya keberadaanmu yg membuatku bergerak lebih cepat tiba ditempat yg telah dipersiapkan tuhan untuk kita bertemu. 

Apa kabarmu kini ? Bagaimana Studimu ? pertanyaan-pertanyaan itu selalu ingin aku utarakan padamu, masa laluku. 

Pertanyaan-pertanyaan itu selalu merambati aliran ingatanku setiap aku merindukanmu.
Cukup panjang waktu yg kuhabiskan hanya untuk mengingatmu seorang, mungkin itu karna hanya kehadiranmulah yg membuat semuanya bermakna.  Ya.. mungkin kau menganggap aku tak bisa beranjak dari kisah lama itu, tapi tahukah kau bahwa manusia tak akan benar-benar bisa menghapus ingatan masa lalunya. Kamu mungkin bisa membuang ingatan tapi kamu tak akan bisa menolak kenangan, demikian kata para perangkai kata. Terlebih lagi ingatan tentangmu. 

Namun jika ingatan tentangmu harus kuhapuskan, aku ingin melakukannya dengan sangat hati-hati dan perlahan.

Kini, setelah tahun-tahun berlalu, kita tak lagi remaja yg gelagapan memandangi dunia. Kita tlah menjadi manusia dewasa yg memiliki kisah yg berbeda untuk dicintai sendiri-sendiri. 

Demikianlah masa laluku, aku selalu punya waktu untuk berziarah,mengunjungimu, tak sulit bagiku menemukan kenangan tentangmu karna semua hal tentangmu kuletakkan tak jauh dari pintu hidupku. 

Jika suatu saat nanti kau punya waktu, kunjungilah ingatanmu tentang masa lalu, karna ia tak sepenuhnya terhapus.



Bekasi, 2 April 2013
Foto diambil dari Sini


Senin, 11 Februari 2013

Sepakbola Kusut

Posted by Ryan 03.01

Udah lama juga gak nulis disini, ini kayaknya postingan pertama gw tahun ini.

Dan udah cukup lama juga gw gak nulis tentang sepakbola disini.

Baiklah saatnya sotoy-menotoy disini.

Seperti yang semua tahu, persepakbolaan Indonesia lagi kusut banget, ada 2 liga (yg satu blom mulai sih), lalu ada 2 orang yg mengaku sebagai ketua umum PSSI. Situasinya emang bener-bener kusut.

ISL, liga yang menurut PSSI illegal udah berjalan sekitar sebulan terakhir, dibandingkan dengan IPL yang liga resmi, ISL yang dikelola oleh PT. LI terlihat jauh lebih siap dan professional dalam menjalankan liga di republik ini. Mereka merencanakan semuanya dengan matang, terkonsep, jadwal yang jelas dan (menurut gw) wasitnya juga mengalami peningkatan kuaitas walaupun masih ada komplain tapi wasit sekelas Howard Webb pun pernah dikomplain.

Menurut berita yang ada IPL akan mulai bergulir tanggal 16 februari nanti, namun sampai kini kejelasannya masih simpang-siur. Klub yang berpartisipasi pun juga gak jelas, se-gak jelasnya jalan Jakarta pas banjir. :D

Ketidak jelasan liga yang katanya legal tersebut membuat banyak klub yang pindah ‘kiblat’ ke kompetisi yang dikelola oleh PT. LI. Bahkan laga perdana Divisi Utama mempertemukan dua ‘pembangkang’ yaitu PSCS Cilacap V PSIS Semarang, jelas hal tersebut sebuah tamparan untuk orang-orang PSSI dalam hal ini PT. LPIS, pihak yang mengelola liga legal.

Kejelasan sponsor pun semakin samar karena begitu banyaknya bantahan dari pihak yang nama-nya disebut PSSI.

Posisi PSSI dan PT. LPIS kini pun jelas kalah telak dari KPSI dan PT. LI-nya.

Tanpa bermaksud meremehkan, kualitas ISL jelas jauh diatas IPL. Mulai dari pemain, pelatih, hingga pendukung atau penonton baik langsung maupun dari TV, IPL kalah kelas. Alasan banyak klub yang pindah haluan ke kompetisi yang dijalankan oleh PT. LI salah satunya adalah kualitas, bahkan klub asal kota madiun lebih memilih berkompetisi di bawah PT. LI karna desakan warga madiun yang menginginkan tontonan yang berkualitas.

Sepakbola memang seharusnya tentang kualitas sebuah tim dalam pertandingan 90 menit. Akan baik untuk timnas jika memiliki pemainyang bermain di-level kualitas yang tinggi karna sesungguhnya output dari liga adalah input buat timnas.

Tapi disini, di negeri yang ketua umum-nya sama terkenalnya dengan bintang sepakbola lokal hal tersebut ada diurutan selanjutnya. 

Bahkan kita harus mempermalukan diri sendiri dengan membawa aib ini keluar negri, ke Malaysia kawan. MoU yang disepakati oleh PSSI dan KPSI ditandatangani di Malaysia. 

Semoga saja benang kusut ini cepat terurai, karna sesungguhnya kepentingan golongan tidak boleh berada diatas kepentingan orang banyak.

Hiduplah Indonesia Raya…

Minggu, 11 November 2012

Setahun Lebih Dekat Dengan-Nya.

Posted by Ryan 23.14

Manusia sesungguhnya selalu terperangkap oleh putaran waktu, detakan masa, Hal yg kadang dinafikan. Perjalanan kehidupan seseorang selalu ditandai dengan angka – angka keramat, tgl lahir, tgl lulus, tgl menikah dan tanggal kematian paling tidak.

Selalu ada cerita untuk mendeskripsikan setiap angka yg pernah hadir dalam kehidupan setiap pribadi. Walau terkadang sulit membagikannya dengan orang lain.

Ketika ku terjaga sangat dini hari ini, aku tersadar bahwa angka yg tepat untuk mendeskripsikan kisahku adalah 22, ya hari ini umurku 22 tahun yg berarti 264 bulan atau 7920 hari. 

Aku bersyukur masih bisa merayakan pagi-Nya dengan suka cita, bercengkrama dengan mentari yg selalu kutemui disudut yg sama setiap hari dalam 7920 hari terakhir, ia selalu setia menantiku disana. Menyapaku dengan caranya yg biasa tapi aku tak pernah bosan meskipun tlah dilakukannya ribuan kali. 

Pagi tadi ibuku membangunkan ku dengan cara yg juga sama, merapalkan do’a yg slalu sama, dan aku bersyukur bahwa beliau masih hadir dengan caranya yg istimewa disetiap tgl lahirku. Hal yg tak pernah kulakukan pada beliau tapi slalu beliau lakukan untuk ku, anaknya. 

Terima kasih tuhan untuk semua karuniamu.

Ucapan selamat  juga kudapat dari keluarga, teman-teman melalui semua cara yg telah disediakan oleh teknologi dan juga kekasih (sorry, gw bukan jomblo, hahahaha…) mereka semua merangkai kata-kata yg bermakna indah bagi kehidupanku, yg terbaik bagiku. 

Semoga saja segala kesalahanku dimasa lalu tak menjadi pertimbangan oleh tuhan untuk menunda mengabulkan doa kalian.  

Amin, Amin Ya Robbal Alamin.

Dan kini, hari ini biarlah kurayakan dengan caraku sendiri. Membakar semua kepenatan, meniup setiap debu keresahan dan memotong  gumpalan kegelisahan hidup. Karna sesungguhnya aku kini 1 tahun lebih dekat dengan-Nya.  Sang Maha Pencipta.  

Terima Kasih.

"Tulisan ini jg gw dedikasikan untuk sahabat gw Dody, hari ini dia  jg ultah, tapi dia setahun lebih dulu daripada gw, jadi tuaan dia. :D   gw kenal dia sekitar 8 thn yg lalu, salah satu temen terbaik untuk diajak gila, susah dan disaat butuh bantuan. Happy born day to you too bro, trima kasih untuk smua bantuannya, trima kasih untuk pahatan kisah selama 8 thn terakhir (Ok stop it, before I sounds like a gay )."

 Jangan lelah berproses kawan….!!!!!
Untuk nemenin kalian membaca.
Fix You - Coldplay.


  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube